You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Fesdikgana jaksel tiyo3
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pelajar di Jaksel Ikuti Festival Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana

Puluhan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Jakarta Selatan antusias mengikuti Festival Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

"Pemahaman yang baik tentang kebencanaan"

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. 

BPBD Jaksel Edukasi Tanggap Bencana di SDN Bangka 01

Kegiatan dikemas melalui lomba menggambar dan cerdas cermat bertema kebencanaan. Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga bertujuan menanamkan kesadaran dan pemahaman mengenai mitigasi bencana kepada generasi muda.

Kepala Satuan Pelaksana Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Cahya Amanah mengatakan, edukasi kebencanaan perlu diberikan sejak dini agar anak-anak dan remaja memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan sekitarnya.

"Kami mengharapkan generasi muda dapat menjadi generasi yang lebih tangguh, sadar risiko, dan memiliki pemahaman yang baik tentang kebencanaan," ujarnya, Selasa (9/6).

Cahya menjelaskan, festival tersebut diikuti 47 peserta lomba menggambar tingkat sekolah dasar dan 12 tim yang berpartisipasi dalam lomba cerdas cermat tingkat SMA/sederajat. 

"Seluruh materi perlombaan difokuskan pada tema kebencanaan sebagai upaya memperkuat literasi mitigasi bencana di kalangan pelajar," terangnya.

Menurutnya, untuk lomba menggambar diperuntukkan bagi murid sekolah dasar. Sedangkan, lomba cerdas cermat diikuti pelajar SMA/sederajat. 

"Para pemenang nantinya direncanakan akan mewakili wilayahnya dalam kompetisi serupa di tingkat provinsi," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin BPBD DKI Jakarta dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada pelajar melalui metode yang lebih kreatif, interaktif, dan menyenangkan.

Cahya berharap, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh peserta selama mengikuti festival dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap potensi bencana sekaligus mendorong terciptanya budaya siaga bencana di lingkungan sekolah maupun keluarga.

"Mudah-mudahan mereka mengetahui langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana dan mampu menyebarluaskan pengetahuan yang telah diperoleh kepada teman-teman serta keluarganya," ucapnya.

Sementara itu, orang tua peserta lomba menggambar, Nuraini mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu menggabungkan unsur edukasi dan kreativitas dalam satu kegiatan yang bermanfaat.

"Anak saya sangat senang mengikuti lomba ini karena memang suka menggambar. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar anak-anak dapat belajar banyak hal dengan cara yang menyenangkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye3363 personAnita Karyati
  2. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye1668 personTiyo Surya Sakti
  3. Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1479 personFakhrizal Fakhri
  4. Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1193 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Dukung Penuh Sekolah Rakyat di Jakarta

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1042 personDessy Suciati